Subscribe Us

[NOVEL] MERAJUT BENING CINTA bagian terakhir.



           “Iya aku ngerasa ini bukan duniaku.” Jawab Yoga kalem
        “Maksud loe?” Ujar Anjas masih belum hilang rasa kagetnya dengan keinginan Yoga yang mengundurkan diri dari grup musik yang sudah membesarkan nama mereka.
          “Gue rasa loe terlalu cepat mengambil kesimpulan Ga. Hanya karena loe comeback pada Santi.” timpal Sandi ikut komentar.
            “Padahal loe punya bakat Ga, dan gue bakal susah nyari vokalis kayak loe dan kita sudah seperti saudara sendiri.”  Inggi pun yang biasanya diam ikut berkomentar.
      “Ini semua bukan karena Santi, tapi karena keputusanku. Karena aku merasakan ketenaran, kekayaan dan kekaguman para fans hanya membuat hatiku hampa. Untuk saat ini aku ingin memperbaiki diri dan membina rumah tangga yang harmonis.”
         “Gue senang dengar loe yang mau sungguh-sungguh membangun keluaga, tapi gue belum merasa  siap kehilangan loe.”
        “Sayang kalau bakat loe harus berakhir sampai disini.”
        “Untuk sebuah kebahagiaan yang abadi, aku harus mengorbankan salah satunya. Mungkin untuk saat ini aku akan vakum dulu dari musik, bila sudah siap membentengi diri, InsyaAllah aku mau terjun ke Acapella.”
         Pengunduran Yoga dari power lion mengejutkan dunia blantika musik indonesia, membuat para penggemarnya kecewa dan Yoga jadi buruan wartawan.
         “Apa yang membuat anda mundur dari power lion, apakah ada permasalahan dengan para personil power lion itu sendiri?”
         Yoga menjawabnya dengan sopan dan kalem.
        “Saya dengar anda kembali lagi pada istri pertama, Santi Wijaya itu kan? Oh iya kabarnya dari pernikahan anda dulu punya putra yang manis. Apa penyebabnya karena anda kembali pada Santi sehingga anda mengundurkan diri dari power lion?”
        “Itu hanya sebagian kecil. Istri saya sangat mendukung karier saya. Ini semua murni karena keinginan saya.”
         “Maksudnya?”
          “Saya ingin menjalani hidup ini dengan tenang, membina rumah tangga yang bahagia tanpa direcoki media informasi yang selalu mengubek-ubek rumah tangga artis. Dan saya adalah manusia biasa yang jauh dari pigur idola, jadi kepada para fans saya mohon maaf atas pengunduran diri ini dan jangan pernah mengidolakan saya karena saya manusia yang banyak kekurangan.” Ujar Yoga dengan suara basah.
         “Apakah anda trauma dengan pernikahan masa lalu sehingga sekarang anda lebih fokus pada keluarga?” Tanya wartawan lainnya.
        Yoga merasa lelah juga dikerubuti wartawan, namun dia berharap ini yang terakhir dia jadi kejaran mereka setelah itu kembali hidup tenang seperti layaknya manusia biasa.
        “Ya, karena bagi saya kelurga itu lebih penting sedang masalah karier aku bisa memilih jalan yang lain.” Lalu Yoga menutup pembicaraanya dengan sopan dan segera meninggalkan para wartawan.
         Kini kehidupan lain telah menantinya, memulai langkah dari awal kembali. Prospek masa depannya memang belum menjanjikan, banyak rintangan yang berliku yang akan dihadapi dirinya dan keluarganya. Tapi ia selalu optimis karena sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.

The end
25 juni 2006

0 Comments:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini